Iklan

DuniaKu

Written by arfa on 12 Des 2008 at 20.57

Duniaku dalam Fatamorgana

Rupa-rupa dunia ku hirup, ku jamah, ku rasa indah ronanya lintasi fantasi khayalku, menembus ke sudut imaji Ratap bahagia, harap nestapa, angan nan tinggi menyisakan fatamorgana

Buah indahmu membiusku, melumpuhkan logika seperti berkhayal dalam dongeng membutakan apa dan siapa aku

Jauh sudah ku berharap, pangeran tampan tak kunjung datang kereta kencana tak jua tiba lalu untuk apa ku tetap di sini menunggu hingga terpejam dan terjaga

Sia-sia khayal asaku, tak habis tak berujung sebab ia tak kan pernah menyentuh mimpiku bahkan menyapapun enggan

Biar aku kembali ke pangkuan hatiku

Hidup Sehat

Written by arfa on 8 Nov 2008 at 18.53

Hidup sehat ? Gizi.net - Ada beberapa hal yang sering dilewatkan dalam menjalani hidup, sehingga akibat buruk dari kebiasaan ini akan datang mengganggu kesehatan kita. Hal ini bisa terjadi hanya karena kebiasaan hidup yang tidak teratur. Kebiasaan tersebut adalah antara lain melewatkan sarapan, kurang minum air putih, kurang gerak sampai dengan ngemil snack berkalori tinggi. Menurut Pete Cohen, psikolog dan physical trainer, bahwa tidak ada manusia lahir dengan kebiasaan buruk. Kebiasaan ini dipelajari saat tumbuh dewasa. Cara yang paling jitu untuk membuang kebiasaan buruk adalah dengan menggantinya dengan kebiasaan yang lebih baik. Menurut beberapa penelitian, diperlukan pengulangan 20 - 30 kali untuk kemudian menjadi kebiasaan baru. Apakah semudah itu ??, sepertinya mudah saja, tapi kalau dijalani mengapa sulit??, karena kita memang hidup dilingkungan yang sudah mengesahkan kebiasaan-kebiasaan buruk itu menjadi hal yang biasa. Ada beberapa tips dibawah ini, mengenai cara menghargai hidup dengan menjalani hidup secara sehat dan teratur, yaitu: 1. Minum air putih secara cukup Kenapa terjadi? tubuh manusia tidak akan memberi sinyal berupa rasa haus sampai tubuh benar-benar kekurangan air atau mengalami dehidrasi. Mengapa air putih? karena dua per tiga tubuh kita terdiri dari air, maka air merupakan unsur terpenting bagi tubuh. Setiap hari kita kehilangan 1,5 liter air lewat kulit, paru-paru dan ginjal (berupa air kencing). Untuk itu kehilangan itu harus digantikan dengan jumlah yang cukup, sehingga tubuh akan terhindar dari kelelahan, sakit kepala, kulit kusam dan bad mood. 2. Sarapan pagi setiap hari Kenapa terjadi? Alasan yang sering didengar adalah karena tidak cukup waktu untuk sarapan. Mengapa sarapan? Kalau sarapan terlewatkan maka akan mempengaruhi produktivitas kerja. Untuk itu 'dengarkan' tubuh anda dengan melakukan sarapan sehat secara rutin setiap hari. Sarapan sehat adalah makanan ringan yang cukup gizi seperti segelas susu atau jus buah atau sarapan siap saji yang kaya gizi dan rendah lemak. 3. Makan siang yang bergizi Kenapa terjadi? Karena biasanya kelebihan karbohidrat sering terjadi saat makan siang, atau kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung protein sebagau sumber energi. Mengapa harus bergizi? Biasanya ngemil makanan tinggi kalori akan jadi pilihan utama apabila rasa lapar menyerang, seperti cokelat, keripik atau biskuit, yang banyak mengandung lemak, gula dan garam. Untuk itu memilih makan siang yang bergizi adalah cara yang bijaksana untuk mengatasi rasa lapar. Cara yang bijaksana menurut Dr. Wendy Doyle, ahli diet, dengan cara menambah lauknya, makan sepotong buah atau segelas yoghurt. 4. Siasati makan malam Kenapa terjadi? Biasanya setelah lelah seharian kerja, maka akan malas kalau harus mempersiapkan makan malam. Mengapa disiasati? Karena biasanya bila tidak mempersiapkan makan malam maka fast food atau take-away food, yang pasti mengandung tinggi lemak dan garam. Cara mengatasinya??, makan sesuatu sebelum pulang kantor dan mengisi kulkas dengan bahan makanan yang lebih tahan lama simpan untuk keadaan darurat. Kalau terpaksa membeli makanan, lebih baik hindari makanan yang digoreng dan pikirkan makanan tersebut mengandung gizi, yang paling tidak, cukup.

Penghijauan Harus Libatkan Masyarakat

Written by arfa on 8 Jun 2008 at 18.17

Hutan yang hijau dan lestari, tidak saja mancegah terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, tetapi juga sebagai pendukung kehidupan. Itulah sebabnya, gerakan penghijauan (gerhan) merupakan salah satu program pemerintah yang saat ini tengah digalakkan. Keberadaan hutan di Kabupaten Pacitan sebagian besar, sekitar 97 persen, merupakan hutan rakyat. Sehingga gerakan penghijauan harus melibatkan masyarakat secara langsung. Di antaranya, dengan melakukan penanaman kembali lahan kritis. ''Secara ekonomi, hutan memang memberi manfaat bagi masyarakat. Tetapi, masyarakat tidak harus bergantung pada hasil hutan berupa tanaman keras,'' kata Markum Singodimejo, anggota DPR RI, saat melakukan kunjungan kerja di Desa Kedungbendo, Arjosari, Pacitan, Jumat (20/6). Fungsi hutan selama ini, sering berbenturan. Khususnya hutan untuk kelestarian lingkungan dan hutan sebagai kebutuhan ekonomi masyarakat. Apalagi, setiap tahun permintaan kebutuhan tanaman hutan terus meningkat. Begitu juga harga kayu hutan juga terus naik. Di sisi lain, menebang kayu hutan merupakan cara mudah bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonominya. Karena itu, perlu langkah strategis dalam upaya pelestarian hutan. Selain mengajak masyarakat melakukan penghijauan, juga menawarkan model penguatan sektor pendukung. Misalnya, pemerintah memberi bantuan ternak kepada petani. Sehingga, aset itu dapat ditukar uang saat petani membutuhkan. ''Dengan begitu, tanaman kehutanan yang ada tetap terjaga kelestariannya,'' papar mantan Bupati Ponorogo ini. Selain meninjau lokasi gerakan penghijauan, sembilang anggota Komisi IV DPR RI juga melihat penanaman lahan kering di Desa Candi, Kecamatan Pringkuku. Penanaman dengan sistem pot itu untuk lahan kering (berbatu dan tandus). Dengan harapan, bibit tanaman bisa tetap tumbuh di lahan kering tersebut. Kedatangan rombongan anggota DPR RI di Kedungbendo, sempat menarik perhatian para wartawan. Bahkan, sejak pagi, beberapa wartawan dari media cetak dan elektronik sudah menunggu di lokasi. Sebab, awalnya muncul informasi kedatangan wakil rakyat itu untuk jaring aspirasi masyarakat terkait rencana pembangunan bendungan Kedungbendo. ''Wah, kalau soal rencana pembangunan bendungan Kedungbendo, kami belum tahu,'' tandas Markum. (sumber radar madiun) (pde)